Ciri-Ciri Khusus Bagi Orang Pemelihara Pesugihan TUYUL ??

0 comments
Mengenal Tuyul, Tuyul (bahasa Jawa: thuyul) dalam mitologi Nusantara, terutama di Pulau Jawa, adalah makhluk halus berwujud anak kecil atau orang kerdil dengan kepala gundul.penggambaran lainnya yang tidak disepakati semua orang adalah kulit berwarna keperakan, bersifatsosial (dalam pengertian memiliki masyarakat dan pemimpin), serta bersuara seperti anak ayam. Tuyul dapat dipekerjakan oleh seorang majikan manusia untuk alasan tertentu, terutama mencuri (uang).

Ciri-Ciri Khusus Bagi Orang Pemelihara Pesugihan TUYUL ??

Untuk menangkal tuyul, orang memasang yuyu di sejumlah sudut rumah karena tuyul dipercaya menyukai yuyu sehingga ia lupa akan tugas yang dibebankan pemiliknya. Kejadian tuyul dipercaya berasal dari janin orang yang keguguran atau bayi yang mati ketika lahir. Karena berasal dari bayi, karakter tuyul juga seperti anak-anak: gemar bermain (seperti laporan orang melihat sejumlah tuyul bermain pada tengah malam, dsb.).

Dalam dunia hiburan, tuyul muncul dalam berbagai filem komedi atau horor. Salah satu sinetron yang populer melibatkan tuyul, yaitu Tuyul dan Mbak Yul yang populer pada tahun 1990-an di RCTI dan Tuyul Millennium yang populer pada tahun 2004 di TPI. Sinetron Tuyul dan Mbak Yul tayang ulang di Lativi. Pemerannya adalah Ony Syahrial yang populer di sinetron Tuyul dan Mbak Yul dan Tuyul Millennium.

Dia juga sebagai pengisi suara Crayon Shin-chan di RCTI. Tuyul adalah, Mahluk ghaib dari golongan Jin yang memiliki kemampuan khusus yaitu mencuri uang atau Perhiasan, Tuyul ini sangat Kecil Ukurannya kira-kira tingginya 5cm - 6cm, tuyul ini dapat dilihat oleh mata terbuka dan dapat diajak bicara tapi hanya dapat dilihat oleh majikanya saja, orang lain tidak dapat melihatnya.

Berikut Pendapat paranormal tersohor Ki Gendeng Pamungkas seputar Tuyul, Tuyul itu berasal dari mana Ki? Tuyul itu adalah mahluk-mahluk korban aborsi. Janin-janin yang sudah berusia sekira 7 bulan dan diaborsi ibunya. Bentuknya kecil-kecil, paling besar ukurannya 20 cm, botak dan ingusan. Mereka ditangkap juru kunci tuyul saat berkeliaran mencari ibunya. Kenapa dia ditangkap dan dijual? Untuk dijual kepada orang-orang yang mau kaya tanpa usaha.

Berapa harga per tuyul dan dimana paling banyak didapat? Paling murah Rp5 juta dan paling mahal Rp 10 juta. Biasanya tuyul-tuyul dibeli di kawasan Kuningan, Jawa Barat, Tulung Agung, Jawa Timur dan Karang Pucung, Cilacap. Tiga tempat itu yang paling bagus tuyulnya. Tuyul itu kan identik dengan mencuri uang, bagaimana cara kerjanya? apa benar penciuman tuyul terhadap uang itu tajam?

Cara kerjanya malam-malam dan sebenarnya yang penciumannya tajam itu bukan tuyulnya tapi yang memelihara. Sebelum si tuyul disuruh mencuri, si pemelihara ini mengamati calon korban. Setelah itu baru tuyulnya yang disuruh menggasak uangnya. Tuyul itu kan mahluk bodoh dan mirip seperti anak-anak kecil sifatnya. Adakah ciri-ciri khusus bagi pemelihara tuyul? Ciri-ciri fisiknya tidak terlalu kelihatan. Tapi biasanya, yang bisa memelihara tuyul hanya wanita. Laki-laki tidak bisa.

Kalau makan malam itu selalu disisakan untuk tuyulnya, si pemelihara ini juga tidak boleh cuci tangan setelah makan karena untuk memegang tuyul saat menyusui nanti. Biasanya, pemelihara tuyul jalan-jalan keliling kampung seminggu sekali sambil tangannya diletakkan di belakang punggung, seolah-olah sedang menggendong sesuatu.

Yang digendong ya tuyulnya itu. Kan seminggu sekali tuyulnya minta diajak jalan-jalan. Paling lama si pemelihara ini memelihara tuyul selama 10 tahun, setiap 10 tahun harus ganti tuyul baru. Kekayaan pemelihara tuyul juga tidak langsung naik saat itu, tunggu sekira 10 sampai 15 tahun baru terlihat kekayaannya. Kekayaan hasil dari memelihara tuyul juga tidak akan habis sampai pemelihara meninggal. Kenapa laki-laki tidak bisa? Karena laki-laki tidak memiliki payudara. Kan kalau malam tuyul ini pasti minta nyusu, biasanya jam 21.00 WIB dan kalau pagi jam 04.00 WIB sampai jam 05.00 WIB.

Diluar jam itu tuyul itu tidak bisa menyusu. Selain itu, memang itu aturan memelihara tuyul. Selain susu, makanan apa yang biasa dimakan tuyul? Tuyul suka semua makanan, tapi makanan pokoknya ya susu kayak anak bayi itu loh. Bagaimana agar kita terbebas dari tuyul? ada tips yang bisa dibagi kepada pembaca ? Jangan pernah menyisakan makanan di piring, atau membiarkan makanan terbuka, karena akan mengundang tuyul.

Tuyul ini kan bodoh dan suka nyasar, apalagi kalau lagi ngambek sama majikan. Misalnya majikan memerintahkan mencuri di rumah si A, tapi karena tuyul ini lagi ngambek ya dia bisa nyasar ke rumah orang yang banyak makanannya. salah satu bahasannya adalah gambaran fenomena tuyul ini di tengah masyarakat Indonesia.

Jadi menurut sejumlah penelitian ada hal-hal tertentu yang dipercayai oleh masyarakat. Diantaranya:

1. Fisik tuyul itu gak lucu. 

Lupakan deh soal penampilan lucu Oni di tuyul dan mbak yul atau Ateng di film tuyulnya dulu. Karena untuk masyarakat paranormal yang benar-benar percaya tuyul yakin bahwa iblis kecil itu jauh dari gambaran film. Penampilannya pendek, berbulu hitam dan sedikit berlendir dengan gigi yang agak runcing (mirip sama simpanse yang ileran mungkin).

2. Tuyul itu menyusui Mungkin saja tuyul ini berjenis mamalia jadi dia menyusui.

Apa yang diminum? Jadi menurut kepercayaan setiap yang memelihara tuyul harus merelakan istrinya (atau dirinya kalau yang melihara cewek) untuk menyusui si tuyul tiap pagi. Buat para istri silahkan bayangkan menyusui sesuatu yang bergigi runcing.

3. Rumah pemelihara tuyul biasanya banyak warna. 

Siap-siap mengganti warna rumah buat yang suka cat warna-warni. KArena katanya rumah pemelihara tuyul itu warnanya warna-warni. Tuyulnya gaul kali jadi seneng warna nge-jreng.

4. Pemelihara tuyul sering menaruh tangannya dibelakang ketika jalan.

Lupakan bergaya cool dengan menaruh tangan di punggung sewaktu berjalan. Karena katanya ini cirri orang yang sedang mengajak tuyulnya berjalan-jalan (emangnya anjing peliharaan yah yang perlu diajak jalan?).

5. Tuyul itu paling jago menghilang Okay, no wonder khan mereka suka dipakai mencuri. 

Karena konon katanya diantara kelompok dedemit dan kawan-kawannya dia ini paling jago ngilang. Beda dengan kuntil anak yang suka gelayutan di pohon sambil ketawa-ketiwi.Atau pocong yang suka loncat sana-sini. Tuyul ini jago menyamarkan diri dan sangat sulit dilihat. Jadi kalau sampai kerekam di hape dan tayang di televise sepertinya tuh tuyul udah dipecat dari peredaran.

6. Ada yang namanya pasar tuyul

 Dimana cari tuyul? Apa musti bertapa? Puasa? Ternyata gak perlu, karena di sejumlah daerah di Indonesia sudah ada yang namanya pasar tuyul (jangan-jangan ada franchise-nya). Harga tuyulnya bervariasi sesuai dengan kemampuan mencurinya setiap hari. Kalo gak salah harganya sepuluh kali lipat kemampuan mencurinya setiap hari

Itulah ringkasan Ciri-Ciri Khusus Bagi Orang Pemelihara Pesugihan TUYUL.
Read more »

CIRI-CIRI TUMBAL PESUGIHAN

0 comments

Susi dan Yani tewas dengan sebuah tanda merah di telapak tangannya. Kini tinggal Fandi dan ibunya yang tersisa. Siapa yang akan dijadikan tumbal…. Fandi tampak pucat menghadapi hari yang menegangkan. Ia selalu tertekan jika saat itu tiba. Resah karena ia mengetahui keberadaan keluarganya yang makan minum dari hasil pemujaan. Ayahnya memuja setan dengan mempersembahkan nyawa demi setumpuk harta. Ayahnya telah mengambil jalan sesat, membuat batinnya selalu tersiksa. Kini hari permintaan tumbal itu telah dekat, itulah yang membuat Fandi resah.

Keresahan Fandi memang sangat beralasan. Sudah banyak korban manusia yang telah dijadikan tumbal oleh ayahnya. Termasuk kedua adik perempuannya yang masih berusia belasan tahun. Fandi pun amat takut dirinya akan dijadikan tumbal oleh ayahnya. Sementara di rumah itu, kini hanya tinggal ibunya dan dia yang tersisa. Mereka hanya menunggu waktu untuk jadi tumbal ayahnya. Celakanya, Fandi tak mungkin lari dari kenyataan itu.

Ditengah lamunan Fandi, wajah Susi dan Yani adiknya melintas dalam ingatan. Wajah yang selalu menggoda dirinya bila sedang bercanda. Benar-benar menyiksa, bayangan itu tak mau pergi dari pelupuk matanya. Mereka terus membayangi sepanjang hari, seperti mengajak Fandi untuk ikut bersama mereka. Atau menyuruh Fandi untuk menghentikan semua penyengsaraan ini.

Masih terbayang dalam ingatan Fandi bagaimana kedua adiknya itu meninggal. Tapi hanya tanda merah yang berbentuk seperti bola di kedua telapak tangan serta bercak-bercak merah di kulit tubuh mereka sebagai bukti kematian Susi dan Yani. Namun kenapa kedua orang tuanya tidak merasa heran atas kepergian kedua adiknya yang hanya berselang beberapa hari itu. Tuhan, apa sebenarnya yang sedang menimpa keluarga kami.

Lamunan Fandi pagi itu terhenti oleh derap kaki yang mendekatinya. Fandi langsung menoleh dan ternyata langkah kaki itu milik ibunya. Dengan membawa secangkir teh, Fitri mendekati Fandi yang menyambutnya dengan senyuman. Perlahan, Fitri, ibunya, mengambil kursi dan duduk berhadapan dengan Fandi.
“Kenapa pagi-pagi begini kamu melamun? Tidak kuliah?” Tegur Fitri. “Atau kau sengaja berangkat sama sopir? Ayahmu baru saja pergi?” Sambungnya lagi.

Tegur sapa Fitri yang halus dan lembut, membuat Fandi tergagap. Tapi ia berusaha menyembunyikannya. Fandi tak menjawab semua pertanyaan ibunya, ia malah balik bertanya.

“Bu, apakah perkebunan kita tidak mengalami perubahan? Kita sudah lama tidak menjenguknya. Bila ibu mau, Fandi ingin mengajak ibu kesana. Sekaligus ada sesuatu hal yang ingin Fandi tanyakan,” kata Fandi mengajak ibunya.

Fandi memberanikan diri mengajak ibunya ke perkebunan dengan harapan dapat mengetahui apakah ibunya benar-benar belum mengetahui kalau ayahnya seorang pemuja setan. Tanpa diduga, ibunya gembira sekali dengan ajakan Fandi.

Fitri sebenarnya sedikit was-was karena Fandi tidak biasanya mengajak ke perkebunan. Fandi lebih sering mengajak ibunya belanja ke toko untuk mencari sesuatu. Tapi akhirnya Fitri mengiyakan ajakan anak sulungnya itu. Ia masuk ke dalam dan mengeluarkan mobil dari garasi.

Tak lama kemudian berangkatlah mereka ke perkebunan. Perjalanan yang memakan waktu hampir satu jam membuat jantung Fandi berdebar-debar. Ia membayangkan wajah ibunya nanti bila ia menanyakan tentang keberadaan ayahnya. Reaksi seperti apa yang akan ditampakkan oleh ibunya.

Tiba di perkebunan, Fandi menggandeng tangan ibunya sambil mencari tempat untuk bernaung. Akhirnya mereka singgah di sebuah gubuk reyot untuk mengobrol. Perlahan-lahan Fandi memegang jemari ibunya dan mencoba memberanikan diri untuk bertanya.

“Sudah berapa lama perkebunan ini dimiliki oleh ayah Bu?” Tanya Fandi. “Pada saat ayah membeli tanah ini, Fandi tak mengetahuinya. Padahal gaji ayah ‘kan cuma pas-pasan. Tidak mungkin ayah memiliki uang sebanyak itu. Apakah mungkin gaji seorang pegawai Asuransi bisa membeli perkebunan ini. Belum lagi ayah telah membeli kendaraan dan semua barang istimewa yang saat ini kita miliki?” Tanya Fandi.

Fitri terkejut mendengar pertanyaan yang diucapkan Fandi. Ia hanya menatap kedua mata Fandi dengan tajam. Tak lama kemudian ia berdesah, kekhawatirannya selama ini terbukti. Pertanyaan inilah yang selalu membuat dirinya resah sepanjang malam.

“Sebenarnya ibu telah lama menyimpan rahasia ini, dan baru kali ini ibu membukanya. Bagus sekali kamu mengajak ibu kesini. Kesempatan seperti inilah yang ibu tunggu-tunggu. Sekarang kamu sudah dewasa dan mampu berpikir, mana yang baik mana yang buruk. Kamu dapat membedakannya,” jawab Fitri yang merasa senang anaknya telah mengetahuinya.
Fitri bicara sambil menahan perasaannya yang tertekan. Betapa dirinya selama ini menyimpan rahasia suaminya di dalam batin. Tiga tahun bukanlah waktu yang pendek untuk menyimpan sebuah rahasia besar yang telah dilalui oleh keluarganya.

Fandi semakin tegang melihat wajah ibunya yang menatap dengan tatapan kosong. Akhirnya ia menepuk bahu ibunya sambil berdehem.

“Bu….! Ibu kenapa? Apakah pertanyaan Fandi menyinggung perasaan ibu? Maafkan Fandi bu. Fandi telah lancang, seharusnya Fandi tak boleh begitu.”

“Tidak Fandi……!” Celetuk ibunya. “Ibu hanya ragu untuk mengatakan sesuatu padamu,” lanjutnya.
Dengan cepat Fandi menyela ucapan ibunya sambil mencium tangannya. “Cepat bu, katakanlah! Fandi sudah lama sekali menunggu jawaban ini. Rasanya Fandi sudah tak sabar mendengarnya. Masalah ayahkan bu? Sekarang begini saja, dari pada ibu sulit untuk membukanya, biarlah Fandi yang mewakili perasaan ibu.
Mudah-mudahan ibu dapat menerima apa yang akan Fandi katakan. Sebab Fandi sudah mengetahui apa yang telah menimpa keluarga kita. Bukankah ayah itu seorang pemuja bu? Susi dan Yani telah dijadikan tumbal oleh ayah. Kini giliran Fandi dan ibu yang saat ini tengah diincar ayah.

Ketakutan inilah yang membuat ibu sering sakit. Sebenarnya Fandipun seperti ibu. Tetapi apakah kita akan tinggal diam bu? Apakah kita tidak secepatnya minta pertolongan. Biarlah kita pergi diam.-diam selagi masih ada kesempatan dan belum terlambat,” jelas Fandi panjang lebar.

Betapa terkejutnya Fitri mendengar ungkapan Fandi. Ia tidak menyangka anak sulungnya telah mengetahui ayahnya seorang pemuja. Fitri segera memeluk Fandi sampai bercucuran air mata. Fitri menumpahkan semua jeritan batin yang selama ini menghimpit dadanya.

Sementara itu Fandi terlihat sangat lega karena ibunya sudah menerima semua kalimat yang diucapkannya. Keberadaan ayahnya sebagai seorang pemuja setan, telah terungkap. Dengan bersimbah air mata, Fitri melepaskan pelukannya. Perlahan ia mengusap kedua matanya lalu kembali menatap wajah Fandi dengan sayu.

“Semua yang kau katakan adalah benar Fandi. Masalah inilah yang selalu mengganggu pikiran ibu. Saranmu akan ibu turuti, dari pada kau dan ibu dijadikan korban oleh ayahmu!” Jawab Fitri.

“Mari kita pulang Fandi. Takut ayahmu pulang lebih awal dari biasanya,” ajak Fitri pada anaknya.
Fandi mengangguk sambil bergegas melangkahkan kakinya menuju mobil. Sementara Fitri mengikutinya dari belakang. Tanpa banyak bicara, Fandi langsung menstater mobil dan segera meluncur pulang.
Sampai di rumah, Fitri menerobos masuk ke dalam rumah dan langsung berganti pakaian. Setelah itu ia segera beristirahat untuk meninggalkan jejak bahwa dirinya pulang dari bepergian. Sedangkan Fandi duduk di kursi tamu sambil membaca koran. Dalam hatinya berkecamuk rencana yang telah disepakati dengan ibunya.

Tak lama kemudian Sasmito ayah Fandi tiba. Mendengar suara suaminya, Fitri pura-pura tidur. Sementara itu Fandi merasa bersyukur karena ayahnya tidak mengetahui bahwa ibu dan dia pulang dari perkebunan.
Malam nampak cerah, purnama bersinar terang. Tapi Fandi dicekam ketakutan menyaksikan purnama itu. Hatinya begitu gelisah. Siapakah yang akan dijadikan tumbal oleh ayahnya pada Purnama ini? Keringat Fandi mengucur deras membasahi kemeja yang ia kenakan. Ia beranjak dari ranjangnya, Fandi mengkhawatirkan keadaan ibunya. Perasaannya gelisah seperti akan terjadi sesuatu pada ibunya. Fandi bergegas mendatangi kamar tidur ibunya dan langsung mengetuk pintu kamar.

“Bu, bu……! Ini Fandi bu! Tolong bukakan pintunya bu. Fandi mau bicara. Apakah ibu tidak sholat Isya’ dulu?”

Lama Fandi menunggu, tapi tak satupun pertanyaan dijawab. Akhirnya ia mengintip melalui lubang kunci. Tiba-tiba Fandi berteriak nyaring memanggil ayahnya.

“Ayah…..! Ayah…..! Tolong ibu ayah!” Teriak Fandi.
Sasmito menghampiri Fandi sambil bertanya, “Ada apa Fandi? Kenapa dengan ibumu?”
“Lihat ayah! Pintu kamar ini terkunci dari dalam. Saat Fandi memanggil-manggil ibu, ia tak menyahut. Sepertinya ibu sedang sakit ayah.”

Sasmito nampak panik. Ia segera mendobrak pintu tersebut bersama Fandi lalu berlari masuk ke dalam kamar. Fandi bersama ayahnya langsung menghampiri ranjang melihat Fitri tergolek lemah di atasnya. Dan, semua teriakan tak satupun didengar Fitri.

“Fitri, bangun Fitri! Ada apa denganmu Fitri!” Sasmito dan Fandi menangis sambil menjerit-jerit.
“Fitri jangan tinggalkan aku Fitri. Aku tidak sanggup hidup tanpa kau disisiku!” Sasmito terus berteriak sambil memeluk tubuh istrinya.

“Fandi…..! Ibumu sudah tiada. Ibu sudah menghadap Tuhan. Ini memang salah ayah Fandi. Maafkan ayah.”
Sasmito berbicara sambil meratap, ratapan yang sangat memilukan. Ia menangis bagai bayi yang baru lahir. Hatinya hancur atas kepergiaan Fitri yang telah dijadikan tumbal olehnya. Isak tangis Sasmito terdengar sangat mengharukan. Tapi Fandi merasa muak dengan sikap ayahnya.

Mendadak Fandi marah, ia sudah sekian lama memendam kebencian terhadap ayahnya. Kebencian itu muncul akibat perlakukan ayahnya yang tega menjadikan kedua adiknya sebagai tumbal. Apalagi kini ibunya tewas menyusul kedua adiknya. Ibunya telah menjadi korban atas pemujaan ayahnya.
“Ayah benar-benar tega berbuat seperti ini. Kenapa ayah lakukan pada kami? Kami butuh kebahagiaan. Kami tidak butuh harta! Beginilah jika ayah tidak percaya dengan adanya Tuhan!”

Makian Fandi yang terdengar mengutuk, terlalu pedas bagi Sasmito. Namun Sasmito tidak sedikitpun membalas makian anak sulungnya itu. Sasmito menyadari semua kesalahannya. Akhirnya Fandi keluar dari kamar dan segara memanggil para tetangga untuk memberitahukan kematian ibunya. Usai itu Fandi kembali ke kamar menemui jenazah ibunya.

Tubuh Fitri terbujur kaku, tergolek di atas ranjang didampingi Sasmito. Wajahnya tampak pucat dan keriput di wajahnya semakin nampak jelas. Beberapa orang tetangganya berdatangan untuk melayat. Sasmito terlihat shock, ia hanya termenung saat melihat tubuh istrinya dibopong keluar untuk dimandikan. Sementara itu Fandi mengiringnya dari belakang sambil melihat sebuah tanda yang sudah ia kenal. Tanda yang menyebabkan kematian ibunya.

Esok harinya, setelah Fitri dimandikan jasadnya segera dimakamkan. Fandi, Sasmito dan seluruh warga menghantarkan jasad Fitri hingga ke pemakaman. Derai air mata Fandi dan Sasmito mengiringi kepergian Fitri hingga masuk ke liang kubur.

Selesai pemakaman, Fandi nampak shock dan frustasi. Semangat hidupnya kini sudah tiada lagi. Satu demi satu orang-orang yang dicintainya telah pergi meninggalkannya. Untuk apalagi dirinya bertahan hidup. Mungkin hanya untuk menunggu gilirannya dijadikan tumbal.

Kegundahan hati Fandi yang terlihat nyata dapat dipahami Sasmito. Perlahan-lahan Sasmito mendekati Fandi dan memeluknya sambil berkata, “Kau akan kemana Fandi? Apa kamu akan pergi meninggalkan ayah? Ayah mengakui kesalahan ayah membuat ibu dan kedua adikmu pergi. Tapi tolong dengar kata-kata ayah. Pada waktu itu ayah tergoda oleh harta. Tapi semua itu ayah lakukan demi kehormatan keluarga kita yang selalu dihina karena hidup dalam kemiskinan. Ayah sungguh khilaf waktu itu dan tidak berpikir panjang. Sekarang tolong bantu ayah untuk menyelamatkan ayah. Ayah tak ingin kaupun dijadikan tumbal bagi Raja Siluman itu. Kau harus selamat, biarlah ayah sendiri yang menanggung akibatnya.”

Hati Fandi terketuk juga oleh kata-kata ayahnya. Walau ayahnya telah salah mengambil jalan, ia tetap ayah kandungnya. Fandipun segera keluar dari rumah tanpa mau disertai ayahnya. Fandi akan berusaha mencari solusi yang bisa melindungi dirinya dan menyelamatkan nyawanya. Dengan berat hati dan perasaan tak kauran Fandi melangkahkan kakinya menembus udara bebas sambil terus berharap semoga nyawanya dapat terbebas dari cengkeraman Ratu Pemilik Harta.
Read more »

Kisah Nyata Pesugihan Di Wilayah Bogor

1 comments


Kisah nyata ini adalah hasil diskusi antara saya dengan seorang teman yang kebetulan mempunyai seorang tetangga yang awalnya tetangganya itu adalah orang yang cukup berada.

Namun karena situasi dan kondisi, mendadak usahanya menjadi bangkrut hingga sekedar untuk memenuhi kehidupan sehari-hari saja sudah teramat sulit. sebut saja tetangga temanku itu namanya Aston.

Aston dulunya disamping orang berada tapi sangat dekat dan peduli kepada lingkungannya. Ia sering membantu warga, baik yang membutuhkan pertolongan atau pun kegiatan-kegiatan sosial lainnya, tegasnya Aston itu sangat disukai oleh warga di lingkungannya.
Namun siapa menduga, namanya rezeki memang sudah diatur oleh yang maha kuasa, atau memang si Aston itu sedang mendapat ujian dari ALLAH, usaha yang dulunya sangat sukses berubah menjadi bencana hingga lambat laun kehidupannya pun berubah drastis

Warga disekitar lingkungan tetap hormat kepada yang bersangkutan. Walaupun kondisi ekonominya sangat memprihatinkan tetapi mengingat budi pekerti dan jiwa sosialnya tetap tidak pernah dilupakan oleh warga setempat.

Cerita ini dimulai ketika Aston sedang pergi kesuatu tempat, lokasinya diseputar Sawangan. Kota Depok, persis di pertigaan Bojongsari Sawangan. Aston seperti orang yang sedang bingung, kemana dia harus melangkah untuk sekedar mencari sedikit rezeki buat keluarganya dirumah.

Tiba-tiba ketika dia sedang kebingungan, pundaknya ada yang menepuk. Ia kaget lalu melihat kebelakang, dilihatnya seorang yang sudah tua, memandangnya sambil berkata? "Jangan bingung pak, saya tahu apa yang sedang bapak rasakan, saya bisa merubah apa yang dulu pernah bapak dapat. bila bapak berminat, saya bisa mengantar bapak kesuatu tempat, yang mana keinginan bapak itu bisa segera terwujud."

Aston hanya bisa bengong seperti kerbau dicucuk hidungnya, dia ikut saja ketika orang tua tersebut mengajaknya melangkah menuju tempat yang dikatakannya itu.

Singkat kata menjelang waktu magrib, sampailah Aston di suatu tempat di sebuah hutan di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Dia baru sadar ketika melihat disekelilingnya, banyak pohon-pohon besar hingga dia berpikir, bahwa ini adalah sebuah hutan yang awalnya dia tidak tahu dimana lokasi ini berada.

Didalam hutan tersebut ada sebuah rumah, melangkahlah Aston dengan orang tua tersebut menuju kerumah yang cukup besar, ketika dia sudah masuk kedalam rumah, dilihatnya ada seseorang sedang duduk bertapa, terlihat orang itu dengan janggut putih didagunya dan nampak lebih tua dari bapak yang mengantarnya.

Maka dipersilahkan Aston untuk duduk menghadap ke orang tua berjanggut putih itu, pengantarnya pun sesaat kemudian terlihat sudah tidak ada lagi.

Tiba-tiba orang tua berjanggut putih itu menyapanya, "Saya tahu apa yang sedang bapak rasakan, lihatlah di sekeliling bapak ada 5 orang sedang bertapa, mereka punya tujuan yang sama datang kemari ingin merubah nasibnya agar menjadi lebih baik."

Setelah orang tua itu berkata, dia lalu melihat di sekelilingnya, memang benar ada yang sedang bertapa. Jumlahnya ada 5 orang.

Sontak Aston kaget, karena memang dia tidak punya niat sedikitpun untuk melakukan prosesi seperti itu, apalagi dengan mencari kekayaan dengan cara yang dia lihat tadi.

Terucap tiba-tiba dari mulutnya kata-kata “Ya ALLAH, ampunilah dosa hamba-Mu ini."

Setelah dia bicara seperti itu mendadak semua gelap, mendadak pula rumah dan orang tua serta yang bertapa itu sudah tidak ada lagi. Dia hanya melihat di sekelilingnya, pepohonan yang besar-besar dan dia hanya seorang diri.

Merasa ada yang aneh, Aston berlari sekencang-kencangnya sambil terus mengucap kalimat ALLAH. Tak lama kemudian dia berjumpa dengan warga setempat yang baru pulang dari hutan.

Warga tersebut bertanya, kenapa bapak berlari dan bapak darimana asalnya? Aston dengan nafas tersengal-sengal menjawab, "Saya tidak tahu pak ini dimana, saya tadi diantar sama seseorang dan bertemu dengan beberapa orang didalam hutan tapi ketika saya menyebut nama ALLAH mendadak semuanya hilang."

Warga tersebut langsung menjawab, "Bapak masih dilindungi oleh ALLAH, yang bapak datangi itu adalah tempat pemujaan setan dan tempat orang mencari kekayaan, mari saya antar bapak kerumah saya." Aston akhirnya untuk sementara menginap semalaman sampai keesokan harinya baru dia pamit untuk pulang.

Cerita ini bukan rekayasa, ini fakta bahwa saat ini ketika kondisi kehidupan masyarakat yang serba kesulitan, dapat dimanfaatkan oleh setan untuk menyesatkan manusia, setan sekarang tidak menunggu bola, tapi dia menjemput bola.

Bagi siapa saja yang kurang imannya, tentu akan sangat mudah terjerumus oleh rayuan setan dengan melakukan pemujaan setan, hanya untuk mendapatkan kekayaan yang sifatnya hanya sementara.

Sudah pasti ketika kita terjerat oleh bisikan dan rayuan setan dan melakukan perjanjian dengan setan, niscaya perjanjian tersebut pasti membutuhkan tumbal sebagai prasyarat untuk mendapatkan kekayaan, karena perjanjian dengan setan tidak pernah gratis. Setan berharap manusia-manusia yang lemah imannya ini bisa menjadi pengikutnya kelak.

Akhir kata semoga kisah nyata ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua, bahwa setan sekarang sudah menjemput bola, dia memanfaatkan situasi dan kondisi kehidupan anak manusia yang sedang diuji oleh ALLAH dalam keadaan ekonomi yang serba kesulitan.

Bagi kita semua yang lemah imannya tentu akan sangat mudah tergoda oleh bisikan sesat setan ini. Maka memohonlah kita semua kepada ALLAH agar dilindungi dari godaan setan yang terkutuk.

Wallahu a'lam bish-shawab ...
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

Sumber : Lampu islam
Read more »

Pesugihan Jual Musuh (JM)

99 comments
Pesugihan Jual Musuh (JM)

Pesugihan Jual Musuh saat ini sedang menjadi trend dan banyak di minati orang, karena wadal/tumbal bisa orang yang dibenci alias musuh bebuyutan se pelaku pesugihan. Karena yang dijadikan tumbal itu musuh maka dikenal dengan JM (Jual Musuh).

Dalam melakukan ritual pesugihan jual musuh yang harus dipersiapkan adalah foto musuh yang akan ditumbalkan dan tentunya mahar untuk keperluan ritual si juru kunci.

Saya agak tertarik menulis artikel ini karena teman saya pada bulan kemaren (april) mengantarkan seseorang ke daerah Sukabumi Jawa barat untuk melakukan ritual pesugihan Jual Musuh. Kebetualn sepulangnya dari sukabumi dia langsung mampir ke rumah saya dan bercerita tentang pengalamannya.

Di daerah Sukabumi (lupa nama desanya), ada sebuah goa yang terletak diantara lembah, goa tersebut tersamarkan oleh keadaan sekeliling lembah, bahkan teman saya sendiri tidak menyadari kalau rombongannya sudah di mulut goa. Juru kunci membakar dupa dan membaca do'a barulah mereka sadar kalau ternyata di depan ada goa.

Dari rombongan tersebut ada satu orang yang tidak boleh masuk ke dalam goa, juru kunci mengatakan hitungan namanya kurang baik jika bertemu penguasa goa. Selain itu juga juru kunci memberikan pilihan kepada pelaku pesugihan ingin melihat atau hanya mendengar suaranya makhluk gaib dalam goa sambil memberikan gambaran bentuk dan rupa makhluk yang akan dijumpainya.

Kebetulan pada saat itu pelaku hanya sanggup mendengarkan suara saja, karena tidak berani melihat wujudnya. Makhluk yang ditemui di dalam goa di sebutkan oleh juru kuncen sebagai Doso Muko (Muka Sepuluh) seperti nama lakon dalam pewayangan.


Dalam perjalan menuju ke dalam goa ternyata tidak mudah, lorong sempit dan terkadang harus merangkak di suasana lembabnya sebuah goa. Menurut informasi dari teman, perjalanan masuk kedalam goa agak dalam mencapai 100 meter.

Sesampainya di tempat ritual, langsung di sambut dengan suara erangan yang menggetarkan goa, semua orang yang ada di dalam goa merasa ketakutan. Lalu terjadi percakapan singkat dan si pelaku menyerahkan foto ke Doso Muka, anehnya foto tersebut langsung hilang entah kemana.

Teman saya saat itu berada diantara rasa takut dan heran, maklum itu adalah pengalaman pertamanya dan kebetulan hanya ikut mengantarkan saja.

Karena musuh yang ditumbalkan masih muda maka dihargai sekitar 25 Milyar oleh Doso Muko, angka yang disebutkan tidak bisa ditawar. Selain itu juga Doso Muko akan memberikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelaku seperti menyediakan jenis minyak tertentu. Minyak ini dioleskan pada dinding ruangan/kamar yang akan dijadikan tempat penerimaan uang.

Sebenarnya transaksi bisa dilakukan secara cash/langsung ditempat. Namun dengan persyaratan berapapun uang yang diberikan harus langsung dibawa semua. Kebayang kalau tumpukan uang kertas senilai 25 M beratnya seperti apa... Jangankan membawa uang sebanyak itu, untuk jalan didalam goa saja sudah sulit.

Rasanya mataku makin ngantuk, sampai di sini dulu, lain waktu disambung lagi. 
Read more »

Cara Bermain Jailangkung Yang Benar

19 comments

Jika Kalian Takut, Jangan Praktekkan / Mencoba Apapun Di Dalam Artikel Ini.

Jelangkung merupakan sebuah kegiatan ritual yang dimainkan oleh beberapa orang dengan tujuan tertentu yang biasanya berorientasi kepada keuntungan individual dari tiap pesertanya. Permainan ini adalah permainan bernilai magis dimana dalam prosesi permainannya, para pemain membacakan seperti MANTRA yang dapat mendatangkan Roh/Arwah orang yang telah mati.

Saya kurang tau apakah permainan jelangkung ini juga dimainkan di negara lain, tapi untuk di negara indonesia, permainan ini sangat fenomenal sekali, entah karena resikonya atau keberanian para pemain dalam berhadapan dengan ghost seyeeem.

Cara Main Dan Mantra Jelangkung Yang Benar / Asli

Pertama2 Gini Bray ane mau lurusin dikit.

Buat mantra yang di atas memang benar adanya dan itu lagu dolanan semasa kecil. lagu tersebut Adalah ciptaan paten dari sunan kali jaga, beliau mengeluarkan 2 album singgle, yg satunya adalah Lagu ''lir ilir tandure wis sumilir'' dan satunya lagi yang berjudul ''sluku-sluku batok'' yang tujuanya Ledua lagu itu dimksudkan untuk berdakwah menyebrkan agama. karna pd jman sunan kali jaga Rakyat lebih suka kepada lagu2 dan tarian (jaipong,ronggeng) makanya beliau merilis 2 album singgle Nya untuk menyebarkan agama.

Untuk kebenaran mantra tersebut dalam permainan jaelangkung dapat ane pastikan 100% TIDAK Anak berhasil sama sekali. dan kalaupun ada makluk gaib yg masuk dikarnakan sajenya bukan <anteranya. la wong mantra untuk beriman kepada allah mlh untuk mnggil jaelangkung ya mana mao Setanna datang.

Permainan jaelangkung pada dasarnya bukn permainan yg bs di anggap spele, karena sudah  Berurusan dngn mahluk gaib. dan pasti ada resikonya. DIJAMIN. dan permainanya pun memerlukan Syarat2
Memang ada mantra untuk manggil jaelangkung dan ASLI adanya. tetapi mantranya bukn seperti itu di Atas.

Gini-Gini Neh Mantranya :

* Dalam Bahasa Jawa *
  • ''Hong Hiyang Ilaheng Hen Jagad Alusan Roh Gentayangan Ono'e Jaelangkung Jaelengsat siro Wujud'e Ning kene Ono Bolon'e Siro Wangsul Angslupo Yen Siro Teko Gaib Wenehono Tondo Ing Golek Bubrah Hayo Enggalo Teko Pangundango Hayo Ndang Angslupo Ing Rupo Golek Wujud..Wujud..Wujud"
* Dalam Bahasa Sunda *
  • "Jaelangkung, Jalangset Ka Sungsang Judah Mulang Balik Sung Sang Sang Sida Mulang Nu Goreng Ka pulang wereng aya maung pundung dating ampun badak goreng datang nyembah, jaelangkung jaelangse upih buruk ngarumpuyuk patulakan sia ku awak aing, asal ti wetan malik ka wetan, asal ti kulon malik ka kulon, asal ti kaler malik ka kaler, asal ti kidul malik ka kidul, asal tihandap malik ka handap, asal ti cai malik ka cai.
* Dalam Bahasa Indonesia Yang Benar *
  • "Jalangkung Jalangset Di Sini Ada Pesta Pesta Kecil-Kecilan Jalangkung Jalangsete Dateng Ga Di Jemput Pulang Tak Di Antar "
* Syarat Dan Ketentuan Berlaku* Untuk Jawa Dan Sunda Bebas Roaming.
  • Boneka Kayu, Boneka Batok, Boneka Jerami. Dan Tanah Liat Kuburan.
  • Sediakan Sesajen Komplit.
  • Kembang 7 Rupa
  • Kopi Pahit Dan Manis, Teh Pahit Dan Manus, Air Putih, ( Semua 1 Gelas2 )
  • Minyak Mizik, Japaron, Rose, Kmbang Setaman ( Masing" 1 Tets )
  • Dupa, Buhur Magribi Dan Menyan ( cukup satu2 saja di bkar semua saat pemanggilan )
  • Jajanan Pasar 7 rupa ( Kue2 Basah, Atau Gorengan)
* Ketentuan :
  • Harus Di KerJakan Pada Jam 9 Malam ( Ga blh Kurang )
  • Peserta harus ganjil minimal 5 orang. ( 1 baca mantra dan 4 pegangin bonekanya )
  • Tidak boleh lari, pinsan atau apapun saat gaib datang.
  • Jngan coba2 lari saat gaib nya datang. ( ada RESIKO nya)
  • Mainya di kebun, di rumah kosong ato kamar tertutup.
Saat gaib datang maka biasanya di tandai dengan gerakan boneka dan angin kencang, gaib yg datang Bisa berupa setan2 sekitar yg sedang ngerumpi, bisa kuntilanak, pocong, gendruwo, jin dll. Tergantung sesajen yg di sediakan. bila sesajen semakin mahal dan istimewa maka biasanya Jin Atau Gendruwo. kalo sesajen standar biasanya setan2 klonengan sekitar.Agan bisa berintraksi dngan gaib2 yg datang.

Dan ingat permainan ini bukan berarti aman dan tidak ada resiko. kalo yg dtang cuma setan klonengan Maka mereka akan datang bergantian. tapi kalo yg datang jin ato gendruwo maka mereka akan minta Syarat. biasanya berupa darah ayam jago kampung ato ayam cemani. dan bila tak di beri maka dia tdk Mao pergi dan agan2 semua bisa kesurupan masal.

* Itulah Tata Cara main Jaelangkung yg pernah Saya mainkan dulu dan sudah ane coba sendiri bukan katanya DIJAMIN 100% BERHASIL.*

Warning : Saya Peringatan Bagi Anda Yang Belum Kuat Iman Dan Mentalnya Jangan Pernah Nyoba" Sekali" Karena Kalau Tidak Kuat Mental Dan Imannya Anda Bisa MENINGGAL DUNIA ATAU SAKIT BEBERAPA HARI ATAU BUlAN

Oiya Bray Dari INFO Yang Saya Dapat Kalau Ada Salah Satu Pemain Kabur Saat Permainan Berlangsung Berkemungkinan Pemain Yang Kabur Seumur Hidupnya Akan Di Hantui Oleh Setan / Jin Yang Telah Mereka Panggil Ke Tubuh Boneka Jalangkung Tersebut. Jangan Takut Dan Panik Bila Ghaib Atau Setan Yang Anda Panggil Datang Dan Mendekati Diri Anda......!!!
Read more »

Pesugihan dan Pesta Seks di Gunung Kemukus

22 comments
Beragam cara dilakukan banyak orang untuk menjadi kaya. Sebagian memilih jalan normal dengan bekerja lebih giat dan berusaha lebih keras, sementara sebagian lain memilih mencoba mencari jalan pintas meskipun tampak tidak masuk akal. Banyak orang beranggapan bahwa dengan pesugihan, kekayaan akan didapat segera tanpa harus bekerja membanting tulang. Salah satu ritual pesugihan yang sangat terkenal adalah ritual pesta seks di Kemukus.

Kemukus adalah salah satu tempat di daerah Jawa Tengah, tepatnya di kota Sragen. Sebagai kawasan gunung, tempat ini tidak dikenal karena panorama alam yang mempesona, tetapi karena reputasi sebagai tempat mencari pesugihan.

Hal yang sangat menarik buat pencari pesugihan adalah ritual yang harus dilakukan di tempat ini. Untuk mendapatkan pesugihan, seseorang harus melakukan pesta seks dengan wanita bukan pasangan resmi mereka selama tujuh kali berturut-turut dengan pasangan yang sama. Pesta seks ini dianggap sebagai syarat untuk mendapatkan pesugihan yang diinginkan.

Salah satu syarat dalam berhubungan seks di tempat ini adalah perbuatan tersebut harus dilakukan di tempat terbuka di wilayah gunung Kemukus tersebut. Sebagai pencari pesugihan membawa pasangan resmi mereka sendiri dan melakukan hubungan badan di tempat tersebut. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang tidak memiliki pasangan ataupun pasangan tidak resmi yang sama-sama menginginkan pesugihan.

Di gunung Kemukus sendiri “tersedia” jasa teman tidur.

Banyak PSK yang menawarkan diri untuk menjadi teman tidur sesaat dalam ritual mesum tersebut. Para pekerja komersial ini datang dari berbagai daerah karena magnet gunung Kemukus sebagai tempat mencari penghasilan mudah dan “aman”.

Tempat ini seolah menjadi surga pecinta prostitusi karena tingkat keamanannnya. Sebagaian orang menganggap berhubungan seks di alam terbuka akan terasa sangat menyenangkan. Hal tersebut menjadi sangat menyenangkan ketika mereka tidak akan mendapati resiko dirazia oleh aparat dan sebagainya. Pihak “keamanan” setempat akan dengan sigap mengamankan prosesi ritual pengunjung tempat ini, termasuk prosesi seksual tak resminya.


Buat pencari pesugihan, mendatangi gunung ini adalah cara kaya yang mudah, murah, dan menyenangkan. Tak jarang banyak pencari pesugihan yang berulang kali datang ke wilayah ini dengan berbagai alasan. Salah satu alasan adalah mereka belum berhasil berhubungan seks dengan perempuan yang sama sebanyak tujuh kali berturut-turut. Tentu saja, hal ini bisa diartikan sebagai alasan untuk mempermulus keinginan melakukan pesta seksual di areal ini.

Tentu, masih banyak cara kaya yang lebih logis dan tidak melanggar kaidah agama. Lantas, bagaimana bisa “pesugihan seksual” ini terus berlanjut? Buat pemerintah daerah setempat, wilayah ini memberi kontribusi pemasukan daerah yang cukup besar. Setidaknya, aliran dana sebesar Rp 170 juta per bulan masuk ke kas daerah. Melihat angka yang besar, bukan tidak mungkin jumlah sebenarnya jauh lebih besar dari angka tersebut
Read more »

Analisa di Balik Kegagalan Ritual Pesugihan

9 comments

Budaya di negeri ini akrab dengan istilah pesugihan atau ilmu mendapatkan harta kekayaan secara cepat tanpa perlu kerja keras. Pesugihan memiliki banyak keragaman, seperti, pesugihan rantai babi, tuyul, babi ngepet, kandang bubrah, butho ijo, batara karang, Gunung Kemukus (ritual seks pesugihan)dan lain-lain.

Semua pesugihan tersebut berkaitan dengan sosok jin yang dimintai bantuan untuk mengabulkan hajat menjadi kaya.

Pesugihan tidak mudah dikerjakan. Meskipun segala persyaratan telah dipenuhi, kenyataannya tetap gagal menjadi kaya.Uniknya, masyarakat di negeri ini terlanjur akrab dengan pesugihan. Sehingga apabila mengalamiu kegagalan akan berupaya terus memburu pesugihan di tempat lain.

Apa sebenarnya yang menyebabkan ritual pesugihan gagal? Berikut petikan bincang-bincang saya dengan Teguh Setya Budi, pria berjanggut putih yang menetap di Kranggan Bekasi.

Analisis

“Saya pernah menganalisa kegagalan ritual pesugihan,” Katanya.

“Sebenarnya tidak semua orang yang menjalani pesugihan mengalami kegagalan. Ada diantaranya yang berhasil. Tingkat keberhasilannya pun berbeda-beda. Ada yang berhasil 30 persen hingga 90 persen. Ada juga yang gagal total alias rugi modal,” kata Teguh memulai pembicaraan.

“Tetapi harus pula diketahui, mereka yang berhasil pun berpeluang mengalami kehancuran di kemudian hari jika syarat yang sudah ditetapkan tidak dipenuhi,” lanjutnya.

Menurutnya, pesugihan itu kontrak seumur hidup. Biasanya ada syarat-syarat yang ditetapkan jika berhasil. Misalnya, tumbal dan sesajen tertentu. Apabila berhasil, syarat tersebut harus dipenuhi seumur hidup. Jika ditinggalkan atau terlupa dapat terkena akibatnya yang berujung kematian dan kekayaannya ludes seketika. Perbincangan seputar ritual pesugihan yang gagal tergolong unik.

Tempat pesugihan cukup banyak di negeri ini. Misalnya di Bandung, Ciamis, Tasikmalaya, Sadang (Cikampek), Cirebon, Cilacap, Ambarawa, Wonosobo, Grabagan, Parakan, Batang, Karanganyar (Solo), Lasem, Banyuwangi, Trenggalek, Jombang, Palembang, Jambi dan di Pulau Kalong (NTT).

Faktor Kegagalan

Teguh mengungkapkan, terdapat 2 syarat yang berkaitan dengan ritual pesugihan, yaitu: syarat yang harus dipenuhi sebelum ritual (berkaitan dengan sesajen dan jenis minyak tertentu) dan syarat yang harus dipenuhi pada saat ritual (berkaitan dengan mantera dan teknik ritual). Apabila syarat pertama dan kedua gagal dipenuhi, maka dapat dipastikan ritual akan gagal.

Adapun penyebab kegagalan menjalani ritual pesugihan cukup banyak. Namun, secara garis besar ada 5 faktor, yaitu: salah waktu, salah sesajen, salah bahasa, salah teknik, dan salah tempat.

“Sepintas memang tampak sederhana faktor kesalahan tersebut. Kenyataannya sangat sulit,” Kilahnya sambil tertawa. Menurutnya, sebuah tempat pesugihan memiliki aturan-aturan baku (patrap, bhs.Jawa) yang sudah turun temurun. Jika dilanggar sedikit saja, dapat dipastikan ritual gagal total.

Dia memberi contoh seputar faktor salah waktu. Dalam tradisi ritual pesugihan, waktu memegang peranan penting. Istilah waktu ini berkaitan dengan hari, weton dan jam ritual. Misalkan, hari Selasa-Kliwon, Sabtu-Pahing atau Jumat-Pon. Ada keterikatan kuat antara hari dalam penanggalan Nasional dengan hari dalam penanggalan Jawa.

Begitupula dalam hal jam. Ritual pada Selasa-Kliwon menandakan ritual tersebut dilaksanakan pada hari Senin sore dan bukan pada hari Selasa sore. Lima faktor kesalahan tersebut jika dijabarkan sangat luas. Misalkan, salah sesajen berkaitan dengan sesajen (ubo rampe) yang biasa dilakukan di tempat pesugihan tersebut.

Salah bahasa berkaitan dengan mantera-mantera yang dibaca, nama jin yang dipanggil dan permintaan dari orang yang menjalani ritual. Salah teknik berkaitan dengan salah duduk dan salah arah.

Salah tempat berkaitan dengan kesalahan menentukan lokasi yang tepat.

Resiko

Teguh mengatakan bahwa mencari kekayaan melalui pesugihan memiliki resiko tinggi. Terutama jika dalam proses ritual terjadi kontak dengan sosok gaib yang dituju. Pelaku ritual bisa sakit atau mengalami peristiwa yang dapat merenggut nyawanya. Misalnya, dia pernah mendengar cerita orang yang usai menjalani ritual pesugihan, dalam perjalanan pulang, kendaraan yang ditumpangi nyaris tabrakan. Kejadian itu selalu terulang setiap kali selesai menjalani ritual pesugihan.

Bahkan pernah dalam suatu peristiwa, makhluk gaib yang dipanggil tidak sesuai dengan yang diinginkan dan yang datang makhluk gaib lain yang malah menyerang acara prosesi ritual hingga yang hadir lari tunggang langgang.

“Saya menyarankan untuk tidak coba-coba mengikuti ritual pesugihan. Keuntungannya hanya sessat. Dus, bukan keuntungan yang di dapatkan, melainkan bencana seumur hidup,” katanya.

Pesugihan merupakan perbuatan batil yang wajib ditinggalkan.
Read more »
 

Copyright © 2012 • Informasi Pesugihan - Akibat Pesugihan • Design by Sgiant